Rabu, 30 Oktober 2013

Hamil Di Usia 30-an

Memasuki usia 35, secara fisik wanita mengalami masa ovulasi yang tidak teratur sehingga kesehatan reproduksi menurun. Namun secara mental, lebih siap menjadi ibu.

Kondisi fisik.
  • Memasuki usia 35, kesehatan reproduksi menurun, kesempatan untuk hamil tinggal 15%. Karena jarak antarmasa ovulasi menjauh, atau masa ovulasi tidak teratur.
  • Karena kondisi kesehatan menurun, maka kualita sel telur pun menurun. Ini meningkatkan risiko keguguran, serta kelainan/cacat bawaan pada janin akibat kelainan kromosom.
  • Merupakan masa transisi, hamil perlu kondisi tubuh dan kesehatan, termasuk gizi dalam keadaan baik.
  • Mulai muncul berbagai keluhan kesehatan saat hamil, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes yang sering mempengaruhi proses persalinan. Faktor inilah yang menyebabkan persalinan di usia 30-an cenderung lebih sering dilakukan melalui operasi Caesar.
Kondisi psikologis.
  • Karena memang ingin hamil makan lebih menghayati kehamilannya.
  • Karena paham tentang kondisi fisiknya, ia jadi lebih cemas.
  • Lebih siap mental untuk menjadi ibu, hamil dan melahirkan maupun mengakses berbagai sumber informasi tentang kehamilan.
  • Emosi sudah lebih stabil dan matang. Kondisi finansial yang lebih mantap, mengungtunkan ayah, bunda, dan bayi. Karena jumlah anak yang dimiliki biasanya sedikit, bahkan tak jarang menjadi anak tunggal. http://www.ayahbunda.co.id

9 Nasehat (yang Salah) untuk Ibu Baru

Setelah melahirkan, ibu bukan hanya banjir hadiah. Banjir nasehat pun menghadang! Dari nasehat perawatan yang masuk akal sampai nasehat yang hanya didasarkan mitos dan bukan fakta atau realita.

Nasehat 1: Ibu harus serba bisa. Bukan ibu yang baik kalau mengaku, menjalani ibu itu sulit. Idealnya, menjadi ibu itu perlu kesabaran, penuh kasih sayang dan pengertian. Tapi menjadi ibu adalah sebuah proses dan Anda tak mau gagal di kesempatan pertama jadi ibu. Setiap ibu perlu kesempatan untuk belajar dan menyadari perannya secara bertahap. Jadi tidak tepat jika ada yang mengatakan pada Anda, Anda harus sempurna dan siap jalan peran ibu tanpa keluhan sepulang dari rumah sakit. Mulailah dengan mengaku pada diri sendiri: “Saya tidak sabar menghadapi tangis bayi”. Atau, apa saja yang Anda anggap sebagai tantangan jadi ibu baru. Dari situ, lakukan sesuatu untuk belajar lebih sabar, atau “tebal” telinga hadapi tangis bayi. Kalau memang sulit diatasi sendiri, cari bantuan!

Nasehat 2: Menyusui sangat mudah dan secara alami bisa dikuasai semua ibu baru. Bingung mengapa ASI belum keluar juga setelah melahirkan?! Memang yang akan keluar pertama kali adalah cairan kuning bening yang disebut kolostrium. Ada rangkaian proses yang harus dilalui agar produksi ASI lancar dan banyak. Termasuk menghadapi rasa sakit ketika bayi pertama kali menghisap ASI dari puting susu. Serta terus menyusui si kecil sejak hari pertama. Supaya proses belajar kongkrit, sebelum melahirkan belilah video bertema pemberian ASI pertama kali. Lalu ”program”-lah di kepala Anda, apa pun yang Anda rasakan juga dirasakan bayi. Anda pasti ingin si kecil bahagia merasakan ASI hangat dari Anda. Jadi nikmati dan tersenyumlah!

Nasehat 3: Sesama ibu yang baru melahirkan akan jadi teman terbaik Anda. Seperti juga Anda, ibu baru lainnya juga tak ingin dicap orang tua yang tidak becus. Jadi ketika bertemu sesama ibu baru, ibu baru saling menutupi kekurangan dan tidak mau mengakui kesulitan yang dihadapinya. Nampaklah seperti sebuah kompetisi. Terima saja kenyataan bahwa sesama ibu baru tidak mau ”diusik” seputar kemampuan mereka jalani peran ibu. So ... abaikan membandingkan bayi Anda dengan bayi lainnya. Mengobrollah tentang hal-hal yang ringan dan menghibur.

Nasehat 4: Anda bisa dapat semua jawaban dari ahlinya.
Jika Anda tak tahu cara tepat mengobati kolik bayi baru, segeralah menghubungi dokter anak. Tapi Andalah yang paling tahu momen tepat menghubungi dokter. Tentu Anda tak akan buru-buru telefon hanya karena si kecil gumoh. Intinya, gunakan kemampuan ”membaca” situasi. Tak jarang, pelukan dan tatapan hangat Anda saja sudah bisa ”mengobati” tangis bayi. Cari informasi dan hayati pengalaman demi pengalaman. Seandainya intuisi Anda suatu saat meleset, tak masalah juga. Seiring waktu, Anda pasti akan dapat ”kunci” cara membaca realita dengan tepat.

Nasehat 5: Semua ibu bisa mengurus bayinya sendiri
Paskakelahiran Anda seharusnya memang istirahat, sekaligus ”berkenalan” dengan bayi melalui ritual bangun malam, menyusui, tidur dan bangun lagi. Terima saja ini dan bersabarlah. Anda tentu tak perlu segan minta bantuan ayah, nenek atau pengasuh, sebab Anda pasti perlu makan, istirahat sejenak dan .. sedikit mempercantik diri.

Nasehat 6: Bonding berkembang secara alami
Tak semua ibu ”sadar” hubungan emosi harus dibangun. Meskipun 9 bulan bayi ada dalam rahim Anda namun kedekatan dan kelekatan harus terus dipupuk. Manfaatkan momen babymoon. Bulan pertama bersama bayi adalah masa penting perkenalan Anda dengan bayi. Meskipun Anda menggunakan tenaga pengasuh, biarkan ia mengambilalih hal-hal kecil yang kurang penting, seperti mencuci peralatan bayi. Urusan menidurkan bayi adalah ”jatah” Anda.

Nasehat 7: Hubungan seks dengan suami rasanya seperti dulu lagi
Akuilah, Anda mengalami lelah dan penat setelah melahirkan. Tak hanya karena tubuh rasanya seolah habis ”turun mesin” tetapi ritual bangun malam beberapa kali pastilah membuat Anda terkejut di minggu-minggu. Boro-boro memikirkan hubungan intim dengan suami, bisa tidur tenang 1 jam saja sudah bagus! Tak perlu terburu-buru menampik ajakan suami! Mulailah dengan mengobrol ringan dengan suami. Ssst kata sebuat riset ... obrolan ringan yang hangat bisa jadi foreplay yang hebat.

Nasehat 8: Tubuh ibu yang baru melahirkan adalah milik bersama
Benar! Payudara Anda kini milik bayi Anda juga. Mengatur makan dan minum kini harus mempertimbangkan kebutuhan bayi yang sedang Anda susui. Anda merindukan tubuh Anda yang dulu? Sabar .. ya. Saat ini Anda hanya bisa memanfaatkan tubuh untuk keperluan ”Anda” yang sejalan dengan kepentingan bayi. Selama olahraga yang Anda lakukan membantu meningkatkan produksi ASI, tentu boleh Anda lakukan. Sejauh spa atau lulur bisa memanjakan dan merilekskan Anda setelah melahirkan, sampai akhirnya produksi ASI membludak ... lakukanlah!

Nasehat 9: Tanggalkan hobi dan kesenanganmu! Anak adalah segalanya
Sebulan sampai 40 hari pertama bersama bayi, Anda mungkin masih perlu belajar dan banyak tinggal di rumah. Apalagi jika akan bekerja lagi, Anda harus mengawasi pengasuh dan mengatur pendelegasian perawatan bayi. Tapi di bulan-bulan selanjutnya, Anda harus menghirup udara segar! Bagaimana pun Anda perlu lepas sejenak dari rutinitas. Ini tak berarti Anda ibu yang kejam. Buatlah janji makan siang bersama teman sesama ibu, sementara itu titipkan si kecil kepada suami atau pengasuh ataupun nenek yang didelegasikan untuk membantu Anda. Nikmati tawa dan canda sejenak, lalu kembalilah dengan pikiran yang segar dan hati yang gembira. http://www.ayahbunda.co.id/

CARA MAKAN RASULULLAH SAW

Rupanya tanpa kita sadari, dalam makanan yang kita makan sehari-hari, kita tak boleh sembarangan.

Hal inilah penyebab terjadinya berbagai penyakit antara lain penyakit kencing manis, lumpuh, sakit jantung, keracunan makanan dan lain-lain penyakit. Apabila anda telah mengetahui ilmu ini, tolonglah ajarkan kepada yang lainnya.

Ini pun adalah diet Rasullulah SAW kita juga. Ustadz Abdullah Mahmood mengungkapkan, Rasullulah tak pernah sakit perut sepanjang hayatnya karena pandai menjaga makanannya sehari-hari. Insya Allah kalau anda ikut diet Rasullullah ini, Anda takkan menderita sakit perut ataupun keracunan makanan.

Jangan makan SUSU bersama DAGING
Jangan makan DAGING bersama IKAN
Jangan makan IKAN bersama SUSU
Jangan makan AYAM bersama SUSU
Jangan makan IKAN bersama TELUR
Jangan makan IKAN bersama DAUN SALAD
Jangan makan SUSU bersama CUKA
Jangan makan BUAH bersama SUSU (Contoh : KOKTEL)

CARA MAKAN :

* Jangan makan buah setelah makan nasi, sebaliknya makanlah buah terlebih dahulu, baru makan nasi.

* Tidur 1 jam setelah makan tengah hari.

* Jangan sesekali tinggal makan malam. Barang siapa yg tinggal makan malam dia akan dimakan usia dan kolesterol dalam badan akan berganda.

Nampak memang sulit.. tapi, kalau tak percaya… cobalah….. Pengaruhnya tidak dalam jangka pendek…. Akan berpengaruh bila kita sudah tua nanti.

* Dalam Al-Quran juga melarang kita makan makanan darat bercampur dengan makanan laut.

Nabi pernah mencegah kita makan ikan bersama susu. karena akan cepat mendapat penyakit. Ini terbukti oleh ilmuwan yang menemukan bahwa dalam daging ayam mengandung ion+ sedangkan dalam ikan mengandung ion-, jika dalam makanan kita ayam bercampur dengan ikan maka akanterjadi reaksi biokimia yang akan dapat merusak usus kita.

* Al-Quran Juga mengajarkan kita menjaga kesehatan spt membuat amalan antara lain :

1. Mandi Pagi sebelum subuh, sekurang kurangnya sejam sebelum matahari terbit. Air sejuk yang meresap kedalam badan dapat mengurangi penimbunan lemak. Kita boleh saksikan orang yang mandi pagi kebanyakan badan tak gemuk.

2. Rasulullah mengamalkan minum segelas air sejuk (bukan air es) setiap pagi. Mujarabnya Insya Allah jauh dari penyakit (susah mendapat sakit).

3. Waktu sembahyang subuh disunatkan kita bertafakur (yaitu sujud sekurang kurangnya semenit setelah membaca doa). Kita akan terhindar dari sakit kepala atau migrain. Ini terbukti oleh para ilmuwan yang membuat kajian kenapa dalam sehari perlu kita sujud. Ahli-ahli sains telah menemui beberapa milimeter ruang udara dalam saluran darah di kepala yg tidak dipenuhi darah. Dengan bersujud maka darah akan mengalir keruang tersebut.

4. Nabi juga mengajar kita makan dengan tangan dan bila habis hendaklah menjilat jari.

5. Begitu juga ahli saintis telah menemukan bahwa enzyme banyak terkandung di celah jari jari, yaitu 10 kali ganda terdapat dalam air liur. (enzyme sejenis alat percerna makanan).

Sabda nabi, Ilmu itu milik Allah, barang siapa menyebarkan ilmu demi kebaikan insya Allah Allah akan menggandakan 10 kali kepadanya

” Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah sekalipun, niscaya ia akan melihat balasannya ” (QS 99 : 7)

Semoga Kita bisa mengamalkan sunnah - sunnah Beliau. Aamiin...


Larangan Saat Menggendong

Saat menggendong bayi, hindari sambil melakukan beberapa aktifitas ini. Sangat berbahaya untuk bayi Anda!
  • Memasak dengan kompor meskipun hanya menjerang air. Sebab api bisa dengan mudah menyambar gendongan.
  • Menikmati minuman panas. Gerakan bayi yang tiba-tiba atau gerakan Anda  menyenggol cangkir berisi minuman panas  bisa menyiram bayi Anda.
  • Membungkuk untuk mengambil sesuatu yang ada di bawah. Jika pun terpaksa, pastikan bayi dalam gendongan yang kuat, sirkulasi udara lancar, berbaring dengan punggung di bawah agar bisa leluasa bernapas.
  • Mengangkat atau menggeser benda yang berat karena dikhawatirkan Anda terpeleset dan jatuh.
  • Menggunakan peralatan elektronik seperti mesin penghisap debu. Sebab dikhawatirkan kabel-kabelnya secara tidak sengaja melilit ke gendongan dan mengakibatkan tarikan keras yang bisa membuat bayi terguling.
  • Memanggang makanan atau barbeque atau memanggan dengan oven, meskipun hanya untuk membalikkan dua iris daging. Uap panas dari panggangan bisa melukai kulit bayi yang masih lembut dan apinya bisa menyambar gendongan.
  • Menggendong bayi sambil jogging. Jogging bisa mengakibatkan guncangan yang bisa mengubah poisisi bayi dalam gendongan, yang semula telentang bisa berbaring miring,  atau bahkan terguling. Bahaya lainnya adalah cedera otak akibat guncangan, yang bisa berakhir pada kematian (shaken baby syndrome)
  • Menggendong bayi naik kendaraan umum yang penuh sesak. Misalnya kereta  atau bus umum. Ini bisa mengakibatkan bayi tergencet dan sulit bernapas.
Aman sambil menggendong:
-  Menyiram tanaman
-  Membaca buku
-  Jalan-jalan pagi atau sore
-  Berbelanja di toko swalayan. http://www.ayahbunda.co.id
-  Menonton televisi
-  Menelpon
-  Bermain di taman
-  Jalan-jalan di mal (me)

:: GODAAN SYAITAN KETIKA BAYI LAHIR ::

Ada sebuah hadits, dari Abu Hurairah ra yang meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

"Tidak ada seorang bayi pun dari anak Adam yang terlahir, kecuali ia pasti mendapat tusukan dari syaitan sehingga bayi itu menangis dan menjerit karenanya, kecuali Maryam dan putranya (Nabi Isa as)." (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda, "Jeritan bayi ketika lahir adalah karena mendapat tusukan syaitan." (HR. Muslim)

Dari hadits di atas dijelaskan bahwa semua manusia, entah itu orang tuanya muslim atau tidak, ketika bayi lahir maka akan didatangi syaitan dan diganggu pada saat dilahirkan. Datangnya syaitan pada saat itu adalah untuk menancapkan tusukan ujung jarinya pada kedua mata anak Adam.

Syaitan Mencari Pengikut

Tujuan syaitan menusukkan jarinya tersebut adalah syaitan berharap kelak di kemudian hari, anak Adam tersebut menjadi pengikut setianya. Matanya tidak bisa "MELIHAT" dengan benar antara yang baik dan yang jahat.

Kebaikan akan tampak menjadi bayang-bayang yang samar sehingga ia akan enggan menuju ke arah kebaikan tersebut. Kejahatan akan tampak seperti kilauan cahaya yang snagat meggiurkan sehingga ia akan berlari untuk menyongsongnya.

Oleh karena itu, Rasululah SAW memberi tuntunan kepada umatnya agar terhindar dari gangguan syaitan pada saat bayi dilahirkan.

Pertama

Dengan diazani pada telinga kanannya dan diiqamatkan pada telinga kirinya.

Ibnu Abbas ra menuturkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Ajarkanlah kalimat 'Laa ilaaha Illallahu' kepada anak-anakmu sebagai kalimat pertama yang mereka dengar." (HR. Al-Hakim)

Rasulullah SAW juga bersabda, "Barang siapa yang mendapati seorang bayi yang dilahirkan, kemudian diazankan di telinga kanannya dan diiqamatkan di telinga kirinya, maka ia tidak akan diganggu oleh Ummu Shibyan (syaitan yang selalu mengganggu anak kecil)." (HR. Ibn Sunny dari Hasan ibn Aki ra)

Menurut Rasululah SAW, syaitan akan ketakutan dan berlari sejauh-jauhnya apabila mendengar suara azan.

Kedua

Hal kedua yang bisa dilakukan pada bayi yang baru lahir adalah dengan dibacakan surat Al-Ikhlas pada kedua telinganya. Imam Muhyiddin Abi Zakaria Yahya dalam kitabnya Al-Adzkar Al-Nawawiyyah menjelaskan bahwa Rasullah SAW membacakan surat Al-Ikhlas pada telinga anak yang baru dilahirkan.

Ketiga

Dengan mendoakan bayi yang baru dilahirkan. Untuk meghindari bisikan syaitan pada bayi adalah dengan membacakan surat Ali-Imran ayat 36 dengan maksud untuk memohonkan perlindungan Allah SWT untuk anak yang baru dilahirkan agar terhindar dari godaan syaitan yang terkutuk.

فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّي وَضَعْتُهَا أُنْثَى وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالأنْثَى وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَامِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Artinya:

Maka tatkala isteri 'Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: "Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai Dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk."

Doa keselamatan dan perlindungan untuk anak.
"Ya Allah, kumohon perlindungan kepada-Mu untuk anak ini dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan dan kesusahan, dan dari pandangan mata yang menyakitkan." (HR. Bukhari)

Dedek Bayi
https://www.facebook.com/DedekBayiCom

Selasa, 29 Oktober 2013

Janin Bisa Merasakan Cinta

Carista Luminare-Rosen, PhD, mengungkapkan sebuah penelitian yang membuktikan bayi dalam kandungan sudah punya kemampuan emosional dan intuisi untuk merasakan cinta kedua orang tuanya. “Janin sudah bisa melihat, mendengar, merasa, mengingat dan berpikir sebelum dia lahir,” tulisnya dalam buku “Parenting Begins Before Conception: A Guide to Preparing Body, Mind, and Spirit for You and Your Future Child”.

Bagaimana janin bisa merasakan emosi ibu? Apakah emosi itu menembus ke dalam plasenta? Cinta dirasakan janin lewat hormon-hormon yang dikeluarkan oleh tubuh Anda. Ibu yang stres akan membentuk banyak hormon stres yang disebut catecholamines yang turut dirasakan janin. Maka penting bagi calon ibu untuk berhenti mencemaskan berbagai hal: khawatir kondisi janin, persiapan melahirkan atau memikirkan cara mendidik anak. Nikmati saja kehamilan Anda saat ini sehingga Anda bisa membentuk ikatan dengan sang janin. Berusaha  santai dan rasional agar bayi merasa diinginkan dan dicintai. Bukankah ia buah cinta Anda dengan pasangan? Lakukan aktivitas yang bisa mengirimkan pesan cinta ibu dengan:
  • Ngobrol. Sejak usia 16 minggu janin mulai mendengar bunyi detak jantung Anda hingga suara perut Anda yang keroncongan. Di usia 25 minggu janin mulai mendengar suara dari luar kandungan. Ia bisa membedakan suara ayahnya dari suara pria lain saat sang ayah gobrol dengan beberapa orang. Ini saat tepat bagi Anda untuk sering-sering bicara pada janin. Katakan bahwa Anda mencintainya, terutama di kala berduaan dengan janin, misalnya saat mandi, santai sendirian di kamar atau sebelum tidur. Jadikan acara mengobrol ini sebagai bagian dari rutinitas Anda. Para calon ayah pun tak perlu merasa aneh berbicara di depan perut buncit istrinya.
  • Menyentuh. Meski bayi diselubungi air ketuban, bukan berarti Anda tak bisa menyentuhnya. Coba  tekan perut Anda dengan lembut, ia akan balik menekan perut Anda! Sama seperti suara, janin bisa membedakan sentuhan orang tuanya dengan sentuhan orang lain. Elus-elus perut Anda di bagian yang menonjol, buah hati Anda akan merasakannya. Bermain sentuhan bisa semakin menyenangkan dengan menggunakan minyak pijat aroma lavender atau mawar yang aman untuk membuat lingkaran memijat. Lanjutkan dengan menekan perut menarik garis lurus dari atas ke bawah sambil bicara dengan janin tentang  apa yang sedang Anda lakukan.  
  • Menyanyi. Musik sebagai bahasa pralingustik, merupakan dasar kemampuan berbahasa bayi. Janin menyukai irama yang kuat dan teratur, maka senandungkan lagu-lagu ungkapan cinta untuknya. Jangan pernah risau atas kualitas suara Anda yang jauh dari merdu. Jika perlu, setel musik dan ikut bersenandung. Pilih lagu atau musik berirama seperti detak jantung. Hindari musik yang terlalu keras atau menghentak-hentak karena air ketuban memperkeras volume suara yang didengar janin. Mau tahu reaksi janin? Rasakan  gerakannya! Ketika dia lahir, lagu yang dulu sering Anda putar atau nyanyikan dan dia sukai, bisa membantu menenangkan anak.http://www.ayahbunda.co.id

6 Kesalahan Saat Mengejan

Peran terbesar saat proses melahirkan normal ada pada sang ibu dengan faktor Power saat proses mengejan yang perlu dilakukan secara benar, baik kekuatannya maupun pola bernapasnya. Ada 6 kesalahan yang sering dilakukan saat ibu mengejan:
  • Berteriak. Mungkin karena ingin menyalurkan emosi dan rasa sakit, namun hal ini tidak produktif. Selain membuang tenaga akan lebih bermanfaat jika disalurkan sepenuhnya untuk mengejan. Berteriak juga akan membuat tenggorokan kering, batuk, serak, membuat suasana jadi panic dan tegang, ditambah lagi membuat Anda tidak jelas mendengar instruksi dokter. Jika sakit tak tertahankan saat kontraksi, lemaskan otot agar relaks, tarik napas panjang dna embuskan perlahan. Simpan tenaga untuk mengejan.
  • Mata ditutup dapat mengakibatkan tekanan pada mata, sehingga pembuluh darah di selaput bola mata pecah. Akibatnya mata memarah, meski akan sembuh dalam beberapa hari. Maka buka mata, arahkan pandangan kea rah perut.
  • Mengangkat pantat atau panggul dapat membuat robekan perineum lebih lebar sehingga memerlukan lebih banyak jahitan. Lemaskan pangggul saat mengejan.
  • Bernapas serabutan tidak ada manfaatnya dalam proses mengejan. Tarik napas yang benar justru mengurangi rasa sakit dan menjadi sumber tenaga mengejan. Pelajari teknik bernapas di kelas senam hamil atau persiapan persalinan.
  • Mengejan sebelum diperintah dokter, sehingga pola mengejan jadi tidak teratur, tenaga terbuang percuma, dan jalan lahir membengkak karena saat mengejan terdapat cairan yang keluar di jalan lahir. Akibat lebih jauh jika vagina mengalami pembengkakan adalah menyulitkan penjahitan. Jika Anda sudah tak tahan ingin mengejan, sementara pembukaan belum lengkap dan belum diinstrusikan dokter, lakukan pernapasan panting (pendek-pendek dan cepat). Teknik napas ini juga dilakukan di sela atau jeda mengejan, dan untuk menghilangkan lelah sesudah mengejan.
  • Menahan mengejan. Beberapa ibu menahan mengejan karena khawatir fese (kotoran) ikut keluar dari anus. Agar tak terjadi kosongkan usus 24 jam sebelum persalinan, baik secara alamiah atau anema.  http://www.ayahbunda.co.id