Mudah-mudahan semua kisah dan informasi yg temen-temen dpt di blog ini bisa menjadi ilmu yg bermanfaat, sehingga nantinya bisa menjadi amal jariah buat saya,mohon maaf apabila ada kekeliruan informasi karena sesungguhnya kebenaran itu datangnya dari Alloh dan kesalahan itu datang dari saya sendiri.
Rabu, 30 Oktober 2013
Selasa, 29 Oktober 2013
Janin Bisa Merasakan Cinta
Carista Luminare-Rosen, PhD, mengungkapkan sebuah penelitian yang membuktikan bayi
dalam kandungan sudah punya kemampuan emosional dan intuisi untuk
merasakan cinta kedua orang tuanya. “Janin sudah bisa melihat,
mendengar, merasa, mengingat dan berpikir sebelum dia lahir,” tulisnya
dalam buku “Parenting Begins Before Conception: A Guide to Preparing Body, Mind, and Spirit for You and Your Future Child”.
Bagaimana janin bisa merasakan emosi ibu? Apakah emosi itu menembus ke dalam plasenta? Cinta dirasakan janin lewat hormon-hormon yang dikeluarkan oleh tubuh Anda. Ibu yang stres akan membentuk banyak hormon stres yang disebut catecholamines yang turut dirasakan janin. Maka penting bagi calon ibu untuk berhenti mencemaskan berbagai hal: khawatir kondisi janin, persiapan melahirkan atau memikirkan cara mendidik anak. Nikmati saja kehamilan Anda saat ini sehingga Anda bisa membentuk ikatan dengan sang janin. Berusaha santai dan rasional agar bayi merasa diinginkan dan dicintai. Bukankah ia buah cinta Anda dengan pasangan? Lakukan aktivitas yang bisa mengirimkan pesan cinta ibu dengan:
Bagaimana janin bisa merasakan emosi ibu? Apakah emosi itu menembus ke dalam plasenta? Cinta dirasakan janin lewat hormon-hormon yang dikeluarkan oleh tubuh Anda. Ibu yang stres akan membentuk banyak hormon stres yang disebut catecholamines yang turut dirasakan janin. Maka penting bagi calon ibu untuk berhenti mencemaskan berbagai hal: khawatir kondisi janin, persiapan melahirkan atau memikirkan cara mendidik anak. Nikmati saja kehamilan Anda saat ini sehingga Anda bisa membentuk ikatan dengan sang janin. Berusaha santai dan rasional agar bayi merasa diinginkan dan dicintai. Bukankah ia buah cinta Anda dengan pasangan? Lakukan aktivitas yang bisa mengirimkan pesan cinta ibu dengan:
- Ngobrol. Sejak usia 16 minggu janin mulai mendengar bunyi detak jantung Anda hingga suara perut Anda yang keroncongan. Di usia 25 minggu janin mulai mendengar suara dari luar kandungan. Ia bisa membedakan suara ayahnya dari suara pria lain saat sang ayah gobrol dengan beberapa orang. Ini saat tepat bagi Anda untuk sering-sering bicara pada janin. Katakan bahwa Anda mencintainya, terutama di kala berduaan dengan janin, misalnya saat mandi, santai sendirian di kamar atau sebelum tidur. Jadikan acara mengobrol ini sebagai bagian dari rutinitas Anda. Para calon ayah pun tak perlu merasa aneh berbicara di depan perut buncit istrinya.
- Menyentuh. Meski bayi diselubungi air ketuban, bukan berarti Anda tak bisa menyentuhnya. Coba tekan perut Anda dengan lembut, ia akan balik menekan perut Anda! Sama seperti suara, janin bisa membedakan sentuhan orang tuanya dengan sentuhan orang lain. Elus-elus perut Anda di bagian yang menonjol, buah hati Anda akan merasakannya. Bermain sentuhan bisa semakin menyenangkan dengan menggunakan minyak pijat aroma lavender atau mawar yang aman untuk membuat lingkaran memijat. Lanjutkan dengan menekan perut menarik garis lurus dari atas ke bawah sambil bicara dengan janin tentang apa yang sedang Anda lakukan.
- Menyanyi. Musik sebagai bahasa pralingustik, merupakan dasar kemampuan berbahasa bayi. Janin menyukai irama yang kuat dan teratur, maka senandungkan lagu-lagu ungkapan cinta untuknya. Jangan pernah risau atas kualitas suara Anda yang jauh dari merdu. Jika perlu, setel musik dan ikut bersenandung. Pilih lagu atau musik berirama seperti detak jantung. Hindari musik yang terlalu keras atau menghentak-hentak karena air ketuban memperkeras volume suara yang didengar janin. Mau tahu reaksi janin? Rasakan gerakannya! Ketika dia lahir, lagu yang dulu sering Anda putar atau nyanyikan dan dia sukai, bisa membantu menenangkan anak.http://www.ayahbunda.co.id
6 Kesalahan Saat Mengejan
Peran terbesar saat proses melahirkan normal ada pada sang ibu
dengan faktor Power saat proses mengejan yang perlu dilakukan secara
benar, baik kekuatannya maupun pola bernapasnya. Ada 6 kesalahan yang
sering dilakukan saat ibu mengejan:
- Berteriak. Mungkin karena ingin menyalurkan emosi dan rasa sakit, namun hal ini tidak produktif. Selain membuang tenaga akan lebih bermanfaat jika disalurkan sepenuhnya untuk mengejan. Berteriak juga akan membuat tenggorokan kering, batuk, serak, membuat suasana jadi panic dan tegang, ditambah lagi membuat Anda tidak jelas mendengar instruksi dokter. Jika sakit tak tertahankan saat kontraksi, lemaskan otot agar relaks, tarik napas panjang dna embuskan perlahan. Simpan tenaga untuk mengejan.
- Mata ditutup dapat mengakibatkan tekanan pada mata, sehingga pembuluh darah di selaput bola mata pecah. Akibatnya mata memarah, meski akan sembuh dalam beberapa hari. Maka buka mata, arahkan pandangan kea rah perut.
- Mengangkat pantat atau panggul dapat membuat robekan perineum lebih lebar sehingga memerlukan lebih banyak jahitan. Lemaskan pangggul saat mengejan.
- Bernapas serabutan tidak ada manfaatnya dalam proses mengejan. Tarik napas yang benar justru mengurangi rasa sakit dan menjadi sumber tenaga mengejan. Pelajari teknik bernapas di kelas senam hamil atau persiapan persalinan.
- Mengejan sebelum diperintah dokter, sehingga pola mengejan jadi tidak teratur, tenaga terbuang percuma, dan jalan lahir membengkak karena saat mengejan terdapat cairan yang keluar di jalan lahir. Akibat lebih jauh jika vagina mengalami pembengkakan adalah menyulitkan penjahitan. Jika Anda sudah tak tahan ingin mengejan, sementara pembukaan belum lengkap dan belum diinstrusikan dokter, lakukan pernapasan panting (pendek-pendek dan cepat). Teknik napas ini juga dilakukan di sela atau jeda mengejan, dan untuk menghilangkan lelah sesudah mengejan.
- Menahan mengejan. Beberapa ibu menahan mengejan karena khawatir fese (kotoran) ikut keluar dari anus. Agar tak terjadi kosongkan usus 24 jam sebelum persalinan, baik secara alamiah atau anema. http://www.ayahbunda.co.id
Menghitung Berat Badan Saat Hamil
Anda tergolong obesitas bila memiliki kelebihan berat badan 30%
dari berat normal, sesuai tinggi badan. Panduan yang dikenal sebagai IMT
(Indeks Massa Tubuh/Body Mass Index) adalah, berat badan (dalam
kilogram/kg) dibagi tinggi badan (dalam meter dikuadratkan/m²).
- Bila IMT Anda antara 18,5-25, berat badan Anda tergolong normal.
- Bila IMT Anda antara 25-28,9, artinya kelebihan berat badan (kegemukan).
- Bila IMT Anda di atas 30, Anda tergolong obesitas.
- Bagi Anda yang extra large, jaga agar kenaikan berat badan selama masa kehamilan hanya berkisar 6-11 kg saja.http://www.ayahbunda.co.id
Cara Alami Rangsang Persalinan
Sambil menunggu tanggal perkiraan kelahiran, lakukan
kegiatan ini. Efektif untuk merangsang janin turun ke jalan lahir dan
kontraksi rahim.
- Banyak jalan kaki. Jalan kaki bisa merangsang janin turun lebih cepat ke jalan lahir, menguatkan otot, dan memperlancar sirkulasi darah. Ketika berjalan, posisi tubuh harus benar, tegak dan tidak condong ke belakang.
- Senam hamil di bawah bimbingan instruktur ahli. Manfaatnya adalah untuk membantu melemaskan daerah jalan lahir, memperlancar penurunan bagian bawah janin ke jalan lahir, kontraksi rahim lebih efektif dan persalinan lebih lancar dan mudah.
- Berhubungan intim dengan suami. Aktivitas ini dapat membantu 'menyiapkan' leher rahim untuk proses persalinan. Kandungan yang terdapat pada sperma juga dapat merangsang timbulnya kontraksi rahim dan melemaskan leher rahim.
- Menstimulasi puting payudara, dapat dilakukan sendiri atau dengan bantuan suami. Hal ini akan memicu hormon oksitosin yang dapat merangsang rahim berkontraksi. Namun jangan dilakukan secara berlebihan, karena dapat menyebabkan kontraksi yang kuat, panjang, mengganggu kelancaran aliran darah ke janin.
- Hilangkan rasa cemas. Wajar jika menjelang persalinan, rasa cemas semakin besar. Ungkapkan dan diskusikan semua kecemasan Anda dengan suami, dokter, atau ahli kejiwaan. Rancanglah kegiatan yang membuat Anda relaks.
- Terapi herbal. Beberapa jenis herbal bisa merangsang aktivitas rahim. Namun sebelum menggunakannya konsultasikan dulu dengan dokter atau ahli terapi herbal untuk mengetahui tanaman-tanaman yang boleh digunakan untuk ibuhamil dan dosisnya.
- Pijat refleksi. Tujuannya selain untuk menyeimbangkan sistim tubuh, juga dapat merangsang persalinan. Sebaiknya tindakan ini dilakukan di bawah pengawasan dokter yang menguasai teknik refleksi.
- Terapi akupuntur. Cara ini dapat mengatasi berbagai keluhan selama hamil, antara lain kontraksi rahim yang lemah. Terapi ini harus dilakukan secara hati-hati dengan ahlinya.
Merawat Puting Payudara
Puting payudara perlu dirawat agar bagian ini senantiasa bersih dan
menonjol, sehingga memudahkan proses menyusui. Namun perlu hati-hati
mengingat perawatan ini bisa memicu produksi hormon oksitosin yang bisa
menyebabkan kontraksi rahim.
Untuk itulah perawatan puting payudara biasanya dianjurkan ketika kehamilan sudah menginjak usia 37 minggu ke atas. Jadi, jika sampai terjadi sesuatu, maka bayi sudah dapat hidup di luar inkubator.
Kebersihan puting dapat Anda jaga dengan cara membersihkannya setiap hari dengan air hangat setelah mandi. Hindari membersihkan puting payudara dengan sabun, karena akan menyebabkannya kering dan pecah-pecah, sehingga terasa perih.
Selain itu, untuk menjaga agar puting tetap menonjol serta sel-sel kulit mati terlepas dari puting, Anda dapat melakukan hal-hal berikut.
- Oleskan baby oil, minyak zaitun atau minyak kelapa ke ujung telunjuk dan ibu jari kanan.
- Jepitlah puting dengan telunjuk dan ibu jari yang sudah diolesi dengan minyak tadi.
- Lakukan gerakan memutar secara bolak-balik dengan arah berlawanan.
- Lakukan hal seperti itu pada puting payudara yang lain.
- Jika puting payudara melesak ke dalam, Anda dapat membeli alat khusus yang ditempelkan di seputar puting payudara. Mungkin Anda perlu melakukannya selama berminggu-minggu, atau sesuai petunjuk dokter, agar puting dapat terbentuk menonjol. Dengan begitu, diharapkan bagian yang menonjol ini kelak dapat berfungsi dengan baik ketika menyusui buah hati Anda. http://www.ayahbunda.co.id
Agar Tidak Sakit Saat Menyusui
Waow... menyusui mengapa terasa sakit dan menyiksa? Karena ada hal-hal
yang mungkin belum Anda kuasai. Perhatikan beberapa hal di bawah ini.
- Menempel dengan benar. Hal penting dan harus jadi perhatian pada saat menyusui bayi adalah posisi mulut bayi saat menempel di payudara –dikenal dengan istilah latch on. Payudara lecet adalah tanda bahwa mulut bayi tidak menempel dengan benar di payudara. .
- Atur posisi tepat. Ada berbagai posisi menyusui yang bisa Anda pilih sesuai dengan kenyamanan dan situasi. Pastikan Anda sudah melakukannya dengan benar.
- Buat diri nyaman. Tidak ada posisi terbaik ketika menyusui –hanya ada posisi paling nyaman untuk Anda. Sebelum menyusui, ciptakan suasana yang membuat diri Anda merasa nyaman. Ada ibu yang suka menyusui sambil bersandar di kursi berlengan, ada juga yang merasa nyaman bila disangga dengan bantal menyusui. Temukan yang paling pas untuk Anda dan si bayi. Rasa nyaman akan membuat tubuh Anda menjadi rileks, sehingga akan lebih menikmati waktu menyusui sang bayi.
- Susui saat baru terjaga. Tawarkan ASI Anda pada saat bayi baru saja terjaga. Biasanya bayi terbangun dalam keadaan lapar. Karena baru separuh sadar, tubuhnya pun masih rileks sehingga Anda lebih mudah mengarahkan dia untuk menyusu. Ketika bayi tidak menempel dengan baik di puting, Anda pun masih bisa memperbaiki posisi tanpa membuat dia kesal. Bila menunggu dia benar-benar terbangun bahkan sampai menangis, bayi akan menyusu lebih kuat karena sudah kelaparan. Akibatnya payudara Anda akan terasa nyeri tiada tara.
- Singkat tapi sering. Semakin jauh rentang waktu menyusui, bayi akan menyusu lebih kuat karena si kecil lapar. Ditambah lagi bayi akan lasak, tidak tenang ingin segera menyusu. Bila Anda belum bisa membuatnya latch on dengan baik, Anda akan kesakitan saat menyusui si kecil. Menunda-nunda memberika ASI juga membuat payudara bengkak dan nyeri saat menyusui karena terlalu penuh terisi ASI. Sebaiknya susui bayi sesuai dengan kebutuhannya setiap kali dia ingin menyusu.
- Ikut kelas laktasi. Dengan ikut grup laktasi seperti yang diadakan oleh AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia), Anda bisa dapat bertanya langsung mengenai masalah yang Anda alami. Anda bisa dibimbing posisi menyusui yang benar atau mengoreksi latch on bayi. Para konselor ASI ini tidak hanya membantu mengatasi masalah, tapi yang tak kalah penting, mereka juga memberi Anda semangat untuk tidak menyerah dan terus menyusui si kecil.
- Tepat dengan pompa. Meningkatkan kekuatan menghisap pompa saat memerah akan membuat ASI yang keluar ketika menyusui bayi akan lebih cepat dan banyak, ternyata tidak benar! Semakin keras hisapan justru menciptakan rasa sakit pada payudara. Ketika memerah ASI menggunakan pompa elektrik, ingatlah untuk mulai dari pengaturan rendah lalu perlahan-lahan naik dan berhenti sejenak atau kurangi kekuatan perah bila Anda merasa tidak nyaman. Pilih pula ukuran corong pompa ASI yang sesuai dengan ukuran payudara agar bisa menghisap lebih baik dan tidak menimbulkan sakit.
- Gunakan Kedua Payudara. Biasakan menyusui bayi dengan kedua payudara secara seimbang. Bila hanya menyusui dengan satu payudara, maka payudara yang tak digunakan akan bengkak akibat ASI tidak dikeluarkan. Sakit sekali rasanya. Bila tidak digunakan bisa pula meningkatkan risiko radang akibat penyumbatan di saluran ASI. Jangan lupa susui bayi hingga payudara kosong agar tidak ada sisa ASI yang bisa menyebabkan penyumbatan.
- Hati-hati jamur. Bila posisi menyusui dan perlekatan sudah tepat tapi Anda masih sakit saat menyusui si kecil, masalahnya mungkin Anda terkena infeksi jamur! Gejala yang terjadi adalah nyeri saat dan setelah menyusui, puting lecet dan sensitif, dan gatal atau panas pada salah satu payudara. Segera temui dokter. Bila benar mengidap infeksi jamur, Anda beserta sang bayi harus mendapat perawatan untuk mengatasi infeksi jamur.
- Tidak putus asa. Pada masa awal menyusui, tidak hanya Anda yang belajar, bayi Anda pun belajar menemukan posisi yang pas untuk menyusui. Minggu-minggu pertama menyusui adalah masa terberat –namun jangan menyerah dulu. Anda dan bayi tidak butuh waktu lama untuk mencari posisi yang pas. Berhasil melaluinya, maka selanjutnya akan terasa lebih mudah. Anda semakin mahir melakukannya –dan menyusui pun terasa sudah seperti gerak refleks saja. Setiap kali terlintas pikiran untuk menyerah dan berhenti menyusui si kecil, ingatlah hanya ASI yang terbaik untuk buah hati kita. Sumber :http://www.ayahbunda.co.id
Langganan:
Postingan (Atom)